Wisuda 594 Lulusan, Rektor UNS Prof Hartono Wanti-Wanti 4 Pesan

TIMLO.ID – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda 594 lulusan yang terdiri dari Program Doktor, Magister, Pendidikan Dokter Spesialis, Sarjana, Sarjana Terapan, dan Diploma Tiga pada periode V tahun 2025. Prosesi wisuda digelar di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan dukungan yang telah orang tua berikan kepada putra-putri tercinta dalam menempuh pendidikan tinggi di UNS.

Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan gerbang awal dari tanggung jawab baru yang akan diemban di tengah masyarakat.

“Gelar akademik yang disandang bukan sekadar kebanggaan pribadi, melainkan juga amanah untuk terus berkontribusi nyata, menjaga nilai-nilai luhur, dan menjadi insan yang berintegritas, adaptif, serta relevan dengan perkembangan zaman,” terang Prof. Hartono.

Dalam menghadapi dunia yang terus berubah, Prof. Hartono menyampaikan 4 pesan penting. Pertama terus tingkatkan kompetensi diri.

“Dunia kerja dan dunia usaha yang agile dan semakin dinamis saat ini menuntut Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan teknis, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan literasi digital yang tinggi. Jangan pernah berhenti belajar. Teruslah meng- upgrade kemampuan, dengan mengikuti berbagai kegiatan yang bisa meningkatkan kapasitas profesional,” ujar Prof. Hartono.

Kedua, bangun karakter dan integritas. Di mana pun berada, integritas adalah nilai utama yang akan menjadi fondasi kepercayaan. Nama baik pribadi akan melekat dengan nama baik institusi. Maka jagalah nama baik almamater, UNS dengan sikap dan etika yang baik dalam berkarya.

Ketiga, jadilah pribadi yang kompetitif namun tetap kolaboratif. Dunia global adalah ruang persaingan, tetapi juga wadah kolaborasi. Asahlah daya saing, dengan tetap mengedepankan semangat berbagi dan kerja sama lintas disiplin dan budaya.

Keempat, berdayakan ilmu untuk masyarakat. Jadilah lulusan yang tidak hanya unggul untuk diri sendiri, tapi juga memberi dampak bagi sesama. Karena sejatinya ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang dapat memajukan bangsa dan menyejahterakan masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *