Wali Kota Robby Hernawan melepas kontingen Salatiga menuju ajang bergengsi Kejuaraan Wushu Asia Junior ke-XII Tahun 2025 di Jiangyin, Wuxi City, Jiangsu, Tiongkok.Foto: jatengprov.go.id

Wali Kota Salatiga Berangkatkan Atlet Wushu Menuju Tiongkok

TIMLO.ID – Nuansa patriotisme dan semangat kebangsaan terasa begitu kuat memenuhi Gedung Papak Pemerintah Kota Salatiga pada Senin, 22 Juli 2025.

Secara resmi, Wali Kota Robby Hernawan melepas kontingen Salatiga menuju ajang bergengsi Kejuaraan Wushu Asia Junior ke-XII Tahun 2025 di Jiangyin, Wuxi City, Jiangsu, Tiongkok.

Kejuaraan yang akan berlangsung pada 23–30 Juli tersebut menjadi panggung besar bagi atlet wushu muda se-Asia. Mempertemukan talenta terbaik dari puluhan negara dalam disiplin Taolu dan Sanda.

“Kalian tidak hanya membawa nama Salatiga, tetapi juga nama besar Indonesia. Tunjukkan semangat, sportivitas, dan kebanggaan sebagai pionir bangsa. Target kita memang medali emas, tetapi yang lebih penting, bertandinglah dengan sportif dan penuh integritas,” ujarnya.

Robby menuturkan, keikutsertaan kontingen ini sekaligus menandai kemajuan signifikan pembinaan olahraga wushu di daerah, khususnya Salatiga, yang kini mampu mengantarkan atletnya menembus kompetisi internasional paling kompetitif di kawasan Asia.

Wali Kota menyampaikan, pemerintah daerah akan terus mendukung pembinaan olahraga, bukan hanya sebagai sarana prestasi, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.

“Wushu mengajarkan disiplin, fokus, dan ketangguhan mental. Nilai-nilai itu yang ingin kita tanamkan melalui pembinaan olahraga sejak usia dini,” tambahnya.

Ketua KONI Salatiga, Agus Purwanto menyampaikan optimisme tinggi terhadap kesiapan para atlet.

“Secara fisik dan mental kami sangat siap untuk kompetisi ini, karena sudah dilakukan latihan secara intensif selama berbulan-bulan. Kami mohon doa restu untuk para atlet, semoga bisa membawa nama Salatiga, Jawa Tengah dan Indonesia,” ujar Agus Purwanto

Melalui pelepasan atlet ini, Pemerintah Kota Salatiga menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang bagi kemajuan olahraga yang berbasis pembinaan dan kolaborasi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *