Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Demak.

Demak Gelar Gerakan Pangan Murah, Sasar 14 Kecamatan

TIMLO.ID – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dicanangkan pemerintah pusat, berhasil dilaksanakan di 14 kecamatan di Kabupaten Demak.

Asisten Manager Bisnis Bulog Cabang Semarang, Dwi Rizki Sukma Wibawa menyampaikan, masyarakat diberi ketentuan maksimal dua item untuk setiap jenis komoditas, agar distribusi bisa merata. Adapun distribusi pangan murah untuk kabupaten Demak dialokasikan beras sebanyak dua ton/kecamatan dengan harga Rp57.500 per 5kg, kemudian minyak goreng Rp15.500/liter, serta gula pasir seharga Rp17.500/kg.

Terkait stok beras, Dwi menambahkan, stok beras di Gudang Katonsari masih aman hingga empat bulan ke depan.

“Saat ini tersedia 6 ribu ton dengan penyaluran rata-rata 1.500 ton per bulan, termasuk untuk persiapan bantuan pangan,” jelasnya.

Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan, sesuai instruksi Kementerian Pertanian RI, GPM digelar serentak di seluruh kabupaten/kota dengan alokasi dua ton bahan pangan di setiap kecamatan. Di Kabupaten Demak, program ini dilaksanakan di 14 kecamatan.

Sebelumnya, lanjut bupati, pasar murah juga telah digelar di Kecamatan Bonang dalam rangka peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, di Lapangan Desa Tridonorejo, Jumat (29/8/2025). Sebanyak 2.358 paket sembako dari CSR Bank Jateng dibagikan kepada masyarakat miskin dan miskin ekstrim di Kecamatan Bonang, serta 500 paket sembako dari Baznas untuk masyarakat kecamatan setempat yang terdampak banjir rob di enam desa. Yakni, Desa Tridonorejo, Gebang, Gebangarum, Purworejo, Morodemak, dan Margolinduk.

Menurutnya, kegiatan pasar murah ini merupakan wujud kecintaan Pemkab Demak kepada masyarakat Bonang, untuk mengentaskan angka kemiskinan di Kabupaten Demak.

“Alhamdulillah, masyarakat antusias sekali karena memang kita jual di luar harga pasar dan ini merupakan cara kita untuk menekan inflasi. Semoga dengan adanya pasar murah ini benar-benar bisa membantu masyarakat dan bermanfaat,” tutur bupati.

Kepala Dindakop UKM Kabupaten Demak, Iskandar Zulkarnain berharap, masyarakat dapat terbantu melalui pemberian subsidi harga kebutuhan bahan pokok masyarakat yang disediakan oleh OPD, BUMD, BUMN, perbankan, UMKM, organisasi Wanita, dan pelaku usaha di Kabupaten Demak.

“Dengan adanya subsidi pembelian pada pasar murah, diharapkan daya beli masyarakat akan meningkat,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *