PRODUK UMKM: Hasil program kerja mahasiswa KKU/KKS SCU mendampingi UMKM dan PKK dipamerkan.

Mahasiswa SCU Dampingi 35 UMKM dan PKK, Pamerkan Hasil Karya di Selasar Thomas Aquinas

TIMLO.ID – Selasar Thomas Aquinas, Kampus 1 Soegijapranata Catholic University (SCU) Bendan diramaikan Expo Kuliah Kerja Usaha (KKU) dan Kuliah Kerja Sinergis (KKS). Sebanyak 35 stand hasil program kerja mahasiswa SCU peserta KKU/KKS dalam mendampingi para pelaku UMKM dan pegiat PKK dipamerkan, mulai dari produk kuliner hingga kerajinan tangan.

Mahasiswa diterjunkan ke delapan wilayah di 6 kecamatan dan 12 kelurahan di Kota Semarang, yaitu Kelurahan Kemijen, Tegalsari, Mangunharjo, Kebonharjo, LPUBTN, PSE Bongsari, PSE Karangpanas, dan PSE Sambiroto.

Rektor SCU, Ir Robertus Setiawan Aji Nugroho Ph.D menceritakan sejumlah inovasi yang diciptakan mahasiswa. Salah satunya yaitu mengemas produk makanan sederhana, yang awalnya diperdagangkan dengan kemasan sederhana, nilainya meningkat hampir dua kali lipat setelah diberikan sentuhan kemasan premium.

Ada pula UMKM kuliner lainnya, seperti nasi goreng dan angkringan yang dibantu mahasiswa dalam aspek produksi. Hasilnya, produk jadi lebih awet. Di sisi lain, mahasiswa juga membantu pelaku UMKM memanfaatkan digitalisasi untuk mendukung pemasaran dan branding.

“Program ini memberikan pendampingan kepada UMKM, agar mereka bisa memperkuat, menambah, serta mengembangan produk. Dengan pendampingan yang terus ditingkatkan, UMKM harapannya bisa merasakan dampak jangka panjangnya dari tahun ke tahun,” terang Robertus.

Selain UMKM, mahasiswanya juga memberikan pendampingan untuk pegiat PKK, yang fokusnya pada program pemberdayaan masyarakat. Beberapa di antaranya seperti pelatihan teater untuk karang taruna, edukasi literasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), kampanye kesadaran terhadap kekerasan seksual, hingga pelayanan kesehatan.

“Ada pendampingan posyandu, edukasi kesehatan, hingga program sosial lain yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap wilayah dampingan,” tambah Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) SCU, Dr Yustina Trihoni Nalesti Dewi.

Bersamaan dengan pameran, diselenggarakan pula Seminar “Pendampingan Mitra secara Adaptif dan Inovatif” di Teater Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan dengan menghadirkan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang untuk memperkenalkan langkah pemerintah mengembangkan UMKM, seperti akses perizinan, NIB dan Sistem Usaha Mikro (Si Umi), aplikasi untuk membantu UMKM mempromosikan produknya ke marketplace.

Turut hadir Dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) SCU, Louis Cahyo Kumolo Buntaran SDs MM yang memberikan Workshop “Copywriting untuk Posting Iklan”. Tujuannya, mendorong para pelaku UMKM memperluas target pasar. Mereka diberikan pemahaman dasar copywriting, penulisan iklan yang menarik, hingga kiat menyesuaikan konten untuk berbagai platform media sosial. “Bentuk respons kampus terhadap kebutuhan UMKM yang selama ini berfokus pada peningkatan branding dan engagement secara digital,” kata Louis.

Bersamaan dengan itu, dua mitra dampingan KKU/KKS, Sissy Lestari (Owner Xenara Cafe and Co Working Space) dan Susanti (Ketua PKK RW. 08, Kelurahan Tegalsari) berkesempatan membagikan kesan mereka selama mendapatkan pendampingan mahasiswa. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *