Dukung Kecamatan Berdaya Pemprov, 790 Mahasiswa SCU Terjun di 11 Kecamatan
Sebanyak 790 mahasiswa Soegijapranata Catholic University (SCU) akan mendukung pelaksanaan program unggulan Pemprov Jateng, Kecamatan Berdaya. Mereka adalah peserta Kuliah Kerja Usaha (KKU) dan Kuliah Kerja Sinergis (KKS) yang bakal terjun di 30 kelurahan dan 11 kecamatan di Kota Semarang.
Hal ini disampaikan Rektor SCU, Ir Robertus Setiawan Aji Nugroho Ph.D saat melepas mahasiswa SCU peserta KKU, KKS, dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Lapangan Albertus, Kampus 1 SCU Bendan. Mahasiswa peserta KKU/KKS akan mendampingi 104 UMKM serta PKK di 5 RT dan 27 RW yang tersebar di 30 kelurahan.
Program KKU/KKS ini mempunyai 4 fokus utama, yakni Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA), Perlindungan Lansia dan Penyandang Disabilitas, Taruna Karya Mandiri (Zilenial), dan Pengembangan Sport Center.
“Dari keempat kategori tersebut, kami dipersilahkan memilih dan menyesuaikan dengan kompetensi serta program yang dimiliki,” kata Ketua Pusat Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (P3M) SCU, Rudy Elyadi SE MM.
Rudy menjelaskan bahwa pihaknya akan fokus pada Taruna Karya Mandiri melalui pemberdayaan generasi muda. Mahasiswa pun diarahkan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan usaha yang diharapkan mendorong pengembangan usaha dan kreativitas, sehingga kemandirian ekonomi di tingkat kecamatan dapat tercapai. Namun demikian, pihaknya tidak menampik juga akan menjangkau 3 fokus lainnya melalui program kerja yang telah dipersiapkan mahasiswa.
“KKU/KKS kami fokus di berbagai kelurahan dan kecamatan di Kota Semarang secara konsisten. Jadi sebenarnya program tersebut sudah kami lakukan, tinggal bagaimana nantinya bisa semakin diperkuat dengan keterlibatan pemerintah agar kontribusinya semakin bisa dirasakan masyarakat,” kata Robertus.
SCU sendiri menjadi percontohan atau pilot project dari 4 perguruan tinggi yang terlibat dalam program ini, yaitu Undip, Udinus, Unsoed, dan Polines. Bersamaan dengan itu, ada pula 20 mahasiswa International Undergraduate Program (IUP) SCU peserta KKN Tematik “Back to School” yang akan mendampingi 4 sekolah di Kota Semarang, yaitu Karangturi, Tritunggal, Theresiana, dan Sedes Sapientiae.
Mahasiswa akan meningkatkan branding internasional sekolah melalui pengembangan strategi pemasaran global, termasuk melalui platform digital, kurikulum, hingga penguatan kerja sama internasional.
Robertus menjelaskan bahwa adanya KKN Tematik ini salah satunya dilatarbelakangi oleh tingginya persaingan antar sekolah swasta di Indonesia. Kampusnya pun ingin merespons hal tersebut mengingat banyaknya sekolah internasional di Kota Semarang.
“Tantangan yang dihadapi sekolah-sekolah muncul karena tuntutan pada pendidikan yang berkualitas semakin tinggi. Apalagi dengan adanya persaingan global, guru dan siswa juga harus didorong untuk aktif dalam berbagai kompetisi internasional,” tuturnya.***



