Buat Bisnis untuk Capaian Pembelajaran, Kolaborasi FEB SCU bersama UMKM Dorong Lulusan jadi Wirausaha
TIMLO.ID – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Soegijapranata Catholic University (SCU) melalui Lab Kewirausahaan menggelar Bazar Kewirausahaan di Selasar Gedung Justinus, Kampus 1 SCU Bendan pada Kamis, 2 Oktober 2025. Mengusung tema “Batikku Indonesiaku,’ kegiatan ini memamerkan ratusan produk dari 30 mahasiswa Program Konsentrasi Kewirausahaan, Program Studi Manajemen bersama 25 UMKM mitra dampingan FEB SCU.
Produk yang dipamerkan bervariasi, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga busana batik. Setiap stand wajib menampilkan unsur batik, baik dari dekorasi maupun busana penjaga stand. “Oktober ini penuh momentum, termasuk Hari Batik Nasional, sehingga kami memilih tema batik sebagai identitas kebersamaan,” jelas Dosen Program Konsentrasi Kewirausahaan SCU Dr. Chatarina Yekti Prawihatmi.
Lebih lanjut, Dr. Yekti, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa bazar ini merupakan capaian mata kuliah yang dirancang untuk mendorong mahasiswa menjadi wirausahawan. Bukan hanya mendorong, melainkan juga mendampingi mahasiswa yang mayoritas baru mulai merintis bisnis. “Mahasiswa yang ikut kali ini kebanyakan masih di tahap awal, belajar menyusun ide bisnis, membuat business plan, hingga membuat prototype dan dieksekusi menjadi produk layak jual,” unkapnya.
Ia menilai pentingnya kegiatan ini menjadi wadah mahasiswa bisa belajar langsung sekaligus berkolaborasi dengan UMKM. Menurutnya, kerja sama dengan UMKM menjadi penting karena mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman praktis para pelaku usaha, sementara UMKM juga mendapatkan ruang untuk promosi serta peluang kolaborasi.
Kolaborasi antara mahasiswa dan UMKM turut diapresiasi Dekan FEB SCU Dr. Monika Palupi Murniati. “Saya sangat berterima kasih kepada para pelaku UMKM yang berkenan hadir bersama kami. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat belajar menemukan kesempatan, memperluas pengalaman, dan membangun karakter kewirausahaan. Harapannya, mahasiswa bisa benar-benar melahirkan usaha baru yang mandiri. Bazar ini bukan hanya ajang tugas kuliah, tetapi menjadi ruang kolaborasi yang bermanfaat bagi mahasiswa maupun UMKM,” ungkapnya.
Selain sebagai ajang pembelajaran, bazar yang secara rutin diselenggarakan tiap semester ini diharapkan menjadi wadah mencetak wirausahawan muda. Mahasiswa didorong tidak hanya untuk sekedar menjalankan tugas akademik, tetapi juga menumbuhkan kemandirian dan inovasi yang akan berguna ketika mereka benar-benar terjun ke dunia usaha.***



