UGM dan PAMA Tanam Pohon di Wanagama Nusantara
TIMLO.ID – Universitas Gadjah Mada bersama PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menggelar kegiatan bertajuk “Rooting for Future: Penanaman Pohon Bersama Hari Lingkungan Hidup PAMA–UGM–IKN Eco Edu Forest” di Wanagama Nusantara, Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), jajaran Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, jajaran PT Pamapersada Nusantara, serta Rektor Universitas Gadjah Mada.
Penanaman berbagai spesies lokal (native species) menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut. Sejumlah bibit tanaman ditanam sebagai wujud komitmen bersama untuk mendukung penguatan ekosistem asli Kalimantan, pemulihan tutupan vegetasi, serta pelestarian keanekaragaman hayati di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kehadiran spesies-spesies tersebut diharapkan dapat memperkaya keanekaragaman hayati sekaligus mendukung terbentuknya ekosistem yang lebih resilien dan berkelanjutan di kawasan IKN.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Dr. (H.C.) Ir. H. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas inisiatif kolaboratif antara UGM dan PAMA dalam mewujudkan kegiatan penanaman pohon ini. Ia menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak semata-mata berorientasi pada infrastruktur fisik, melainkan juga pada keberlanjutan ekologis yang menjadi fondasi utama konsep Forest City.
Basuki menekankan bahwa kegiatan penanaman pohon tidak seharusnya dipandang sebagai seremoni tahunan semata. Ia mendorong agar penanaman pohon bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya di kawasan IKN.
“Penanaman bukan hanya momentum setahun sekali, tetapi harus menjadi lifestyle dan bagian dari kegiatan sehari-hari. OIKN berupaya membumikan program penanaman agar menjadi lifestyle masyarakat,” ujar Basuki, Jumat (5/6).
Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menyampaikan bahwa tema Rooting for Future memiliki pesan yang sangat relevan bagi pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, masa depan yang tangguh hanya dapat dibangun melalui ilmu pengetahuan, kepedulian terhadap lingkungan, kolaborasi lintas sektor, serta komitmen jangka panjang terhadap keberlanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Ova menyampaikan bahwa Wanagama Nusantara memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai ruang pembelajaran, penelitian, inovasi, dan kolaborasi yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan praktik pengelolaan lingkungan.
“Penanaman pohon pada pagi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari komitmen bersama untuk mendukung visi Ibu Kota Nusantara sebagai Forest City. Setiap pohon yang ditanam merupakan investasi ekologis jangka panjang, sekaligus simbol komitmen bersama untuk menghadirkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujarnya.



