Pesan Gus Yasin di Harlah PPP ke-53, Masruhan Tuntut 3 Hal ke DPP
TIMLO.ID – Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) taj Yasin Maimoen memuji kepemimpinan DPW PPP Jateng yang tetap bertahan menjaga kekompakan dan suasana kondusif di tengah persoalan internal PPP yg belum tuntas pasca muktamar di Jakarta kemarin.
Di mana kepengurusan di pusat masih belum “clear” soal konstitusi partai yg semestinya menjadi dasar hidup dan perjalanan partai. Gus Yasin, panggilan akrab Taj Yasin Maimoen, berharap di pusat kepemimpinan DPP bisa segera ada kejelasan. Sehingga kalau DPP bergerak ada dasar hukumnya dan semua produknya menjadi legal dan dipatuhi oleh semua pengurus partai di semua tingkatan.
Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsurie menyatakan rasa optimisnya bahwa kegaduhan yang menimpa muktamar PPP tahun lalu tidak menjalar di tingkat wilayah dan kebawah. “Karena kami semua di daerah ini cukup dewasa menyikapi keadaan dan sungkan membuat keributan,” ujar Masruhan, Selasa 6 Januari 2025.
Sehingga perintah Muswil dari DPP dengan kebijakan sepihak dari Pak Mardiono disikapi dengan arif oleh Masruhan dengan minta ditunda. Alasannya, tidak ada dasar hukum yang sah. Sebaliknya, jika dipaksakan bisa menimbulkan gesekan yang bisa mengancam kekompakan. Alhamdulillah Islam penundaan Muswil ditanggapi dengan baik.
Selanjutnya, Masruhan menuntut agar di DPP memenuhi tiga hal. Yakni adanya AD/ART yg menjadi dasar organisasi, adanya program lima tahun kedepan dan terbentuknya kepengurusan yang lengkap. “Saya optimis semua itu akan segera terwujud,” harap Masruhan.
Sebelumnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah menggelar tasyakuran memperingati Hari Lahir (Harlah) PPP ke-53. Acara berlangsung khidmat di Kantor DPW PPP Jawa Tengah pada Sabtu 4 Januari kemarin.



