Nasi grombyang, kuliner khas Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Sudah Pernah Coba Nasi Grombyang Khas Pemalang?

TIMLO.ID – Pernah mendengar nasi grombyang, kuliner khas Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah? Atau malah sudah pernah mencicipinya?

Kuliner berbahan utama nasi putih dan daging sapi atau kerbau berbumbu rempah ini, baru saja ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Eits, bukan produk nasi grombyangnya yang menyandang predikat itu. Namun, proses pengolahannya yang membuat makanan itu istimewa.

Nasi grombyang masuk Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dalam kategori teknologi tradisional. Warisan Budaya Tak Benda ini mengacu lebih pada kategori tekniologi tradsional.

Setelah ditetapkan sebagai salah satu WBTB, pemerintah setempat bertanggung jawab atas empat pilar. Yakni pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pelestarian.

Lantas apa itu nasi gombyang? Nama grombyang berasal dari bahasa Pemalang yang berarti berarti mengapung di permukaan atau bergoyang-goyang.

Dalam penyajiannya, komposisi kuah lebih banyak ketimbang nasinya, sehingga nasi dapat mengapung dan bergoyang-goyang di antara kuah. Nama grombyang tidak bisa didapati di kota-kota lain, sangat ikonik dan unik.

Tidak diketahui dengan pasti kapan makanan khas ini mulai diciptakan. Konon, nasi grombyang sudah ada sejak 1960-an. Pada waktu itu penjual nasi grombyang menjual dagangannya secara tidak menetap, tetapi berkeliling kampung.

Membuat nasi grombyang lebih rumit ketimbang soto daging ataupun daging kuah lainnya. Mulai memasak daging, mengiris, ditambah menu kaldunya yang terbuat dari kluwak, serundeng serta lemak daging itu sendiri.

Kuahnya pun dibumbui rempah, seperti lengkuas, jahe, kunyit, daun salam, kemiri, dan lainnya. Kemudian sebelum disajikan ditaburi irisan onclang dan bawang merah.

Yep, cara masaknya yang penuh detail dan kaya tradisi inilah yang menjadi poin utama. Mulai dari pemilihan bahan, cara mengolah daging, hingga racikan bumbu rempahnya yang diwariskan turun-temurun. Tradisi ini nggak hanya bikin nasi grombyang enak, tapi juga memperlihatkan betapa kayanya budaya kuliner kita.

Jadi, kalau kebetulan lagi mampir ke Pemalang, jangan lupa cari warung nasi grombyang dan rasakan sendiri kenikmatannya. Dijamin, bakal bikin ketagihan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *