(Dok. Persijap)

Persijap Jepara Kuda Hitam BRI Super League 2025 Hingga Pekan ke-5

TIMLO.ID – Di tengah persaingan ketat BRI Liga 1 musim 2025/2026, Persijap Jepara perlahan mencuri perhatian sebagai salah satu tim kuda hitam yang patut diperhitungkan.

Datang sebagai tim promosi, Persijap tak gentar menghadapi nama-nama besar. Justru, dengan semangat pantang menyerah dan kolektivitas tim yang kuat, mereka siap memberi kejutan.

Hingga pekan ke-5, Persijap Jepara berada di 5 besar klasemen sementara. Dari lima laga, berhasil mengoleksi 8 poin yang jumlahnya sama dengan PSIM.

Persijap hanya kalah dari Borneo FC, Persija Jakarta dan Arema FC. Menariknya, Persijap berada di atas klub-klub besar seperti Persib Bandung, Persebaya dan Bali United.

Di laga terakhir, Persijap mengalahkan Persis Solo yang bermain di kandang sendiri Stadion Manahan. Pada pertandingan pekan kelima BRI Super League 2025/2026 ini, Laskar Sambernyawa harus takluk dengan skor 1-2.

Persijap memimpin pertandingan lewat gol Rosalvo di menit 52. Persis sempat menyamakan kedudukan setelah Cleyton menyarangkan bola pada menit 77. Namun di masa tambahan waktu tepatnya menit 90+9, Sudi Abdallah berhasil memaksimalkan penalti dan lawan kembali unggul. Persijap terus memimpin hingga pertandingan berakhir.

Pelatih Kepala Persis, Peter dee Ro mengaku kecewa dengan hasil pada laga ini. Dia mengaku para pemain kurang menjalankan instruksi dengan baik dan banyak kehilangan bola.

“Tentu kecewa dengan hasil ini dan saya tidak bisa mengatakan banyak hal. Sebenarnya kita harus berusaha lebih tajam dan tactical dan banyak melakukan tembakan ke gawang serta melakukan serangan balik. Tapi kita banyak kehilangan bola. Kita merindukan permainan yang kuat tapi saya tidak bisa menyalahkan pemain,” ucap Peter usai laga.

Peter memastikan tak ada permasalahan pada lini depan Persis Solo. Lini depan juga sudah berjuang semaksimal mungkin namun memang kurang mendapatkan suplai bola.

Pelatih Kepala Persijap Mario Lemos sebelum keberangkatan tim ke Kota Solo mengatakan Semangat yang sudah terkolektif dan etos kerja tinggi akan selalu menjadi modal utama Persijap di musim ini.

Tanpa beban besar sebagai tim unggulan, Laskar Kalinyamat justru tampil lepas dan penuh kejutan. Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin Persijap Jepara akan menjadi kuda hitam yang merepotkan serta mengguncang papan tengah dalam klasemen BRI Liga 1.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *